Himpunan Mahasiswa Teknik Kelautan
Fakultas Teknologi Kelautan
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Banyak sekali orang yang salah kaprah ketika mendengar "Teknik Kelautan" pertama kali, kebanyakan menganggap bahwa jurusan ini adalah jurusan yang bergerak dalam studi kelautan (Marine Biology) dan perikanan. Anggapan itu salah.
Teknik Kelautan atau Ocean Engineering adalah salah satu bidang studi yang menitikberatkan pemahaman dalam perancangan dan analisis bangunan pantai (coastal : port, dock, etc) dan lepas pantai (offshore : oil rig, subsea piping, etc).
Teknik Kelautan bisa dikatakan sebagai perkembangan dari disiplin ilmu Teknik Sipil (Civil Engineering) yang juga mempelajari tentang kekuatan suatu struktur dan analisis kekuatan bangunan. Bedanya, paling mudah, Teknik Sipil memfokuskan diri pada daratan, dan Teknik Kelautan di lautan. Jurusan Teknik Kelautan, FTK, ITS menggabungkan disiplin ilmu Teknik Sipil dan Hidrodinamika dalam bidang-bidangnya yang relevan.
Di Teknik Kelautan, analisis beban-beban dinamis seperti gelombang, arus, dan angin benar-benar diperhitungkan, yang berujung kepada analisis keandalan suatu struktur dalam periode waktu tertentu. Inilah yang bisa menjadi perbedaan dengan disiplin ilmu Teknik Sipil.
![]() |
| Offshore Structure |
![]() |
| Coastal Structure - Sea Wall |
Jurusan Teknik Kelautan, FTK, ITS, berbeda dengan jurusan Teknik Kelautan yang ada di universitas lain yang memang berakar dari Teknik Sipil, di Teknik Kelautan ITS justru berakar dari Teknik Perkapalan (Naval Architect). Mengapa ? Ada sejarah menarik dari kelahiran jurusan ini. Sejarah inilah yang membuat Jurusan Teknik Kelautan ITS berbeda dan spesial daripada Teknik Kelautan yang lainnya, kami berbeda dengan Teknik Sipil.
Dulu, salah satu fakultas di ITS adalah Fakultas Teknik Perkapalan yang menaungi hanya satu jurusan, yaitu Jurusan Teknik Perkapalan. Statusnya sebagai "fakultas" dirasa tidak cocok dengan jumlah jurusan yang dinaunginya, dan fakultas ini rencananya akan dilebur dengan fakultas lain, hal ini membuat petinggi-petinggi fakultas berusaha agar rencana peleburan tidak terjadi, maka dari itu, diputuskan untuk membuka jurusan baru.
Ada dua jurusan baru yang dibuka, Jurusan Teknik Sistem Perkapalan (Marine Engineering) dan Jurusan Teknik Kelautan. Dan akhirnya, karena sudah ada 3 jurusan dan dirasa layak menjadi fakultas, Fakultas Teknik Perkapalan diubah menjadi Fakultas Teknologi Kelautan.
Jadi, Jurusan Teknik Kelautan, FTK, ITS, juga mempelajari tentang bangunan apung seperti kapal, karena memang akar jurusan ini dari perkapalan, maka mahasiswa Jurusan Teknik Kelautan, FTK, ITS handal dalam struktur bangunan apung (kapal, SPAR, floating drilling unit, semi submersible, TLP, dsb), struktur dermaga/pelabuhan dan bangunan perlindungan pantai, handal dalam struktur bangunan lepas pantai yang terpancang (offshore fixed platform,dsb), serta analisis keandalan untuk masing-masing struktur. Namun tidak hanya itu, mahasiswa juga dituntut untuk memiliki kompetensi terkait dengan perancangan dan analisis dari pipa bawah laut (sub sea piping) yang digunakan untuk transfer dan export fluida hasil pengeboran.
Jurusan Teknik Kelautan, FTK, ITS, telah mendapatkan akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional, dan mendapatkan pengakuan keseteraan dari RINA (Royal Institution of Naval Architect) dari Inggris dan IMarEST (Institute of Marine Engineering, Science & Technology) dari Inggris. Salah satu atau mungkin satu-satunya instansti perguruan tinggi Indonesia di bidang ini yang mendapatkan pengakuan kesetaraan dari kedua instansi tersebut. Jurusan Teknik Kelautan, FTK, ITS, juga menjadi pusat pengembangan dan rekayasa dari teknolog anjungan pengeboran minyak lepas pantai dan perlindungan pantai.
--------------------------------------------
Jurusan Teknik Kelautan, FTK, ITS, memiliki lima bidang keahlian, yaitu : (source : JTK,FTK,ITS)
1. Bidang Keahlian
Struktur Bangunan Lepas Pantai (Offshore Structure)
Mempelajari studi yang berkaitan dengan
analisis dan perencanaan kekuatan struktur bangunan laut, analisis kekuatan
material, analisis keandalan dan resiko serta bidang-bidang yang relevan.
2. Bidang Keahlian
Hidrodinamika Lepas Pantai (Offshore Hydrodinamics)
Mempelajari studi yang
berkaitan dengan identifikasi perilaku aliran fluida, analisis respon dinamis
bangunan laut terhadap eksitasi gaya gelombang, dan analisis gelombang lautan
acak, serta bidang-bidang yang relevan.
3. Bidang keahlian Perancangan
dan Produksi Bangunan Lepas Pantai (Design and Production of Offshore
Structure)
Mempelajari
studi yang berkaitan dengan perancangan terpadu system anjungan minyak lepas
pantai dan bangunan lain, analisis tekno ekonomis bangunan laut, Teknologi dan
manajemen produksi bangunan laut, perancangan dan system fasilitas bawah laut,
serta bidang-bidang yang relevan.
4. Bidang keahlian Energi dan Lingkungan Laut (Ocean
Energy and Environmental)
Mempelajari studi yang berkaitan dengan
identifikasi kondisi lingkungan laut yang ditinjau dari segi oceanografi dan
geologi, pemanfaatan gelombang laut dan pasang surut sebagai sumber energi
alternative konversi energi panas lautan, pemecahan masalah pencemaran
lingkungan laut, serta bidang-bidang yang relevan.
5. Bidang Keahlian Teknik Pantai dan Pelabuhan
Laut (Coastal Engineering)
Mempelajari studi yang
berkaitan dengan perancangan fasilitas dan struktur pantai, identifikasi
perilaku kondisi tanah dasar laut, analisa pondasi bangunan laut, perancangan
anjungan degnan struktur beton, pengelolaan wilayah pantai, serta bidang-bidang
yang relevan.
--------------------------------------
PROSPEK KERJA TEKNIK KELAUTAN ?
Alumni dari Jurusan Teknik Kelautan telah tersebar di berbagai belahan dunia dan berbagai bidang keahlian. Alumni dari jurusan ini mempunyai kesempatan bekerja sebagai konsultan dan bekerja di berbagai oil & gas company atau service company seperti Aramco, Eni, Schlumberger, Halliburton, McDermott, Transocean, Technip, Pertamina, Saipem, Chevron, Total, Hess, Medco, PGN, ConocoPhillips, Sinopec, Petronas, dan instansi pemerintah terkait seperti SKK Migas. Selain itu, alumni punya qualification untuk bekerja di galangan kapal, dan fabrikasi.
Alumni dari Jurusan Teknik Kelautan, FTK, ITS, akan memiliki kompetensi-kompetensi utama sebagai berikut:
- Handal dalam perancangan dan analisis kekuatan dari struktur terapung maupun fixed.
- Handal dalam bidang hidrodinamika terkait dengan respon dan kekuatan struktur akibat "dinamisme" di lautan (arus dan gelombang).
- Handal dalam perancangan dan analisis kekuatan dari struktur perlindungan pantai dan dinamika-dinamika yang terjadi di pantai. (Sedimentasi, erosi, dsb).
- Memiliki kompetensi terkait Ocean Environmental Survey.
- Memiliki kompetensi terkait teknik produksi dari struktur-stuktur bangunan onshore maupun offshore yang berbahan baja dan beton.
- Memiliki kompetensi terkait operasi-operasi yang dilakukan di laut (Marine Operation).
- Dan masih banyak lagi kompetensi yang didapatkan mahasiswa dalam proses perkuliahan.
KENAPA MEMILIH TEKNIK KELAUTAN ?
Tentu saja, pertama kali setelah kita dinyatakan lulus dari jenjang pendidikan SMA, kita dihadapkan dengan berbagai pilihan, dan disetiap pilihan tersebut ada konsekuensi yang berbeda-beda. Ya, masa depan. Ke mana kita akan melanjutkan tahapan kehidupan, setelah di SMA diberikan berbagai macam (dan banyak orang bilang berlebihan) pengetahuan dan ketrampilan dasar; agar dapat mencari passion kita, dan akhirnya dituntut untuk menemukan passion tersebut untuk didalami dan diaplikasikan kelak di masa depan.
Bagi saya, jujur, untuk menemukan passion itu susah, dan butuh waktu, tergantung dari individu masing-masing. Namun saya sadar, dan saya percaya, bahwa your passion can't be found by you, it's only can be built by you. Setelah beberapa waktu berlalu, saya menemukan jurusan ini. Dan mencari berbagai informasi tentang jurusan ini.
Dan ada kutipan menarik, yang paling saya ingat, yaitu, "Dua per tiga bumi ini lautan" and concluded, that, i have 30% more chance to develop or explore anything on and under the sea, and i feel quite sure that one day, there will be a wider-range of jobs i could take. Saya suka. Saya tertarik dengan jurusan ini, seketika itu pula saya jatuh hati pada jurusan ini. Kakek-nenek saya adalah pelaut dengan kapal-kapal Sulawesi-nya, saya tinggal dekat dengan pelabuhan, dan laut menjadi sahabat saya sejak kecil.
Apalagi Indonesia memiliki wilayah laut yang begitu luas, masih banyak tempat-tempat yang belum kita ketahui potensi dan kekayaan yang terkandung di dalamnya. Ketika daratan sudah penuh sesak, di mana kita akan ekspansi ? langit ? tidak, tentu saja lautan. Ketika sumber daya di daratan sudah habis, di mana kita akan eksplorasi ? langit ? tidak, tentu saja lautan. Allah memberikan kita lautan yang begitu luas, agar kita mampu melihat kebesaran-Nya, masih banyak hal yang tidak kita ketahui dibalik luasnya dan dalamnya lautan, seperti manusia, penuh misteri. Sampai di sini dulu. Maaf kalau terlalu random.
Intinya, jangan ragu masuk Jurusan Teknik Kelautan, FTK, ITS. Jarang didengar, namun yang membutuhkan begitu banyak, artinya, kesempatan kerja begitu luas dan menganga lebar, selama laut tidak kering, alumni Teknik Kelautan will always thrive !
Selamat malam.
Terima kasih.










This comment has been removed by the author.
ReplyDeletesukses dim! publikasikan Teknik Kelautan seluas-luasnya!
ReplyDeletesemoga lancar kuliahnya, terus kembangkan diri ya! :)
sukses dim! publikasikan Teknik Kelautan seluas-luasnya!
ReplyDeletesemoga lancar kuliahnya, terus kembangkan diri ya! :)
Siap ! Sukses selalu juga mbak !
DeleteKalo saya anak smk teknik listrik masuk ke jurusan itu bisa ga ya
DeleteDi FTK ITS ada yang perempuan ga kak?
ReplyDeleteTentu. Banyak. Dari tahun ke tahun semakin banyak pula. Sekarang job opportunities terbuka untuk siapa saja, selama individu-individu tadi masih punya keinginan untuk terus belajar dan mengembangkan diri.
DeleteKak, akreditasi untuk teknik perkapalan dan transprotasi laut apakah sudah A untuk tahun 2015 ?
ReplyDeleteSelamat malam. Untuk Jurusan Teknik Perkapalan sudah A.
DeleteKarena usianya yang masih sangat muda, dan merupakan jurusan baru di ITS, Jurusan Transportasi Laut masih terakreditasi B (silahkan dicek di website ban-pt, jika salah mohon dikoreksi). Namun dengan seiring waktu dan bertambahnya peminat, tentu kualitas jurusan akan meningkat.
Yang terpenting adalah, selalu kembangkan diri dan terus belajar.
Kira" universitas apa yah yg da jursan FTK
DeleteIrrelevan. Tidak apa-apa, namun maaf, kami kurang paham dengan pertanyaan anda. Bisa dijelaskan lagi? Terima kasih.
Deleteapa harus bisa berenang utk masuk jurusan ini?
ReplyDeleteTidak juga. Yang penting determinasi dan semangat untuk berkembang :)
DeleteForza milan ya kak
ReplyDeleteJaya terus FTK ITS. Semoga semakin banyak Sarjana2 cerdas yang membuat lapangan kerja baru di Indonesia. Aamiin
ReplyDeletekak mau tanya..
ReplyDeletesaya masih bingung mau milih jurusan teknik kelautan atau tek. sistem perkapalan.. perbedaan yang paling menonjol apa ya? trus kalau matematika lancar tapi fisika biasa biasa aja gimana kak? bakal kesulitan gak nanti?
sebelumnya makasih kak :))
Mudahnya seperti ini, Teknik Kelautan menyediakan fasilitas/"rumah" untuk proses pengeboran/produksi baik terapung maupun terpancang, perlindungan pantai, pipa bawah laut, dan rekayasa energi laut.
DeleteTeknik Sistem Perkapalan mendesain bagaimana proses-proses tadi khususnya dalam kapal dapat berjalan sesuai dengan fungsinya, berkaitan dengan "system" yang ada pada bangunan apung, mulai dari machinery/permesinan, electricity, piping, dsb.
Tenang. 2 dari tujuan pendidikan adalah, dari yang belum bisa menjadi bisa, dan dari yang sudah bisa menjadi mahir. Semua butuh proses. Proses tadi disebut dengan "pendidikan". Jangan khawatir. Yang membuat kesulitan adalah malas dan distraction dari banyak hal.
Kak kalo takut renang/phobia kira-kira masuk jurusan ini akan terkendala gitu gak kak?
ReplyDeleteTentu tidak. Sekali lagi ditekankan, kemampuan renang/selam tidak menjadi kendala dalam perkuliahan. Phobia dengan kedalamanpun juga tidak menjadi kendala kelak. Tetap berusaha untuk belajar saja.
DeleteTentu tidak. Sekali lagi ditekankan, kemampuan renang/selam tidak menjadi kendala dalam perkuliahan. Phobia dengan kedalamanpun juga tidak menjadi kendala kelak. Tetap berusaha untuk belajar saja.
Deletejurusan ini keren banget. :D
ReplyDeleteMas, alumninya bnyk kerja di mana mas?
ReplyDeleteTersebar.
Delete- Industri minyak dan gas
- Industri konstruksi pelabuhan dan perlindungan pantai (termasuk survey, pengerukan, dsb)
- Penyedia jasa marine operation (keperluan lifting, launching/loadout, towing, installation, pipe-laying, removal, inspection, dsb)
- Konsultan struktur lepas pantai baik kapal dan jacket untuk keperluan struktural hingga hidrodinamika.
Dan masih banyak lagi. Selama ada kemauan untuk belajar dan berkembang, bukan masalah.
untuk masuk di tehnik kelautan ini apa saja yang harus dipelajari?
ReplyDeleteUntuk masuk, persiapkan segalanya terkait jalur penerimaannya.
DeleteKa saya mau tanya , saya jurusan ipa di sekolah nanti kalo saya ambil jurusan ini apa kebanyakan belajar fisika ?saya baca diatas tentang hidrolik gitu
ReplyDeleteHampir semua bidang studi rekayasa (engineering) tidak akan terlepas dari matematika dasar hingga menengah, dan fisika dasar.
DeleteUntuk Jurusan Teknik Kelautan, fisika yang digunakan sudah didapatkan sejak SMA, seperti dinamika dan kinematika partikel dasar (solid dan fluida) serta getara, sehingga saya rasa tidak akan mengalami begitu banyak hambatan dalam proses perkuliahan di kelas nantinya.
This comment has been removed by the author.
DeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDeleteKa, kalo jurusan teknik kelautan its cuman bisa ambil s1,s2, atau s3 ka???
ReplyDeleteGabisa D3 ka untuk teknik kelautan?
tepat, hanya membuka program studi S1 hingga S3
DeleteKak, apa kemampuan skill menggambar sangat diperlukan untuk jurusan ini?
ReplyDeleteSaya sangat ingin masuk jurusan ini, tetapi saya tidak bisa menggambar. Apakah nantinya menghambat proses perkuliahan saya?
Jangan khawatir, mungkin ini pertanyaan yang kritis. Saya harus bisa menempatkan posisi saya karena mewakili seluruh departemen "teknik" yang memang menggambar itu menjadi hal yang krusial.
DeleteNamun, saya rasa skill menggambar dengan tangan di Teknik Kelautan bisa dibantu dengan CAD (komputer). Berbeda dengan Desain Produksi atau Arsitektur yang memang perlu kreativitas dalam menciptakan desain tertentu sehingga skill menggambar dengan tangan di jurusan tersebut sangatlah penting.
Semoga bermanfaat, jangan khawatir. Saya juga tidak bisa menggambar dengan baik. Yang penting tahu cara baca dan mengerti kaidah-kaidah dasar yang utama.
Kak kalo pengen masuk FTK apa boleh pakai kacamata? Terima kasih..
ReplyDeletetidak ada masalah sama sekali.
DeleteKeren banget mas..... Snmptn Alhamdulillah memilih teknik kelautan, semoga lolos, aminnn
ReplyDeleteKuliahnya udh masuk ftk its
Deletekak aku tertarik sama jurusan tekla. Mau nanya kalau cewe disana gimana kak? sedikit ya kak? Sekalian mau tahu gimana belajar disana. Makasih sebelumnya kak
ReplyDeleteCewek? banyak sekali. 40% dalam satu angkatan itu cewek. Semua jurusan di Fakultas Teknologi Kelautan hampir rerata demikian.
DeleteBelajar di sana? mandiri dan tekun, saya letakkan mandiri di awal karena sistem belajar mengajar saat jenjang kuliah jauh beda dengan saat di SMA. Mahasiswa dituntut untuk punya reasa ingin tahu yang besar.
Semoga bermanfaat.
mas apakah masih boleh gondrong?hehe
ReplyDeleteApakah kuliah teknik kelautan ada matkul renang kak? Lalu kerjanya apakah selalu lepas pantai?
ReplyDeleteTerimakasih infonya sangat bermanfaat
ReplyDeletejangan lupa kunjungi web kami
www.ppns.ac.id